Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k Depo 10k
berita

Pabrik Pil ‘Jin’ di Semarang Digeledah, 1,8 Ton Bahan Baku Berhasil Disita

Tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar sebuah pabrik ilegal yang memproduksi obat keras jenis Zenith Carnophen di Semarang, Jawa Tengah, pada hari Jumat, 10 April 2026.

Dalam operasi tersebut, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, selaku Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal ini.

Eko mengonfirmasi bahwa tim gabungan berhasil mengamankan lokasi produksi narkoba tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resminya pada hari Senin, 13 April 2026.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan dua tersangka berinisial Bharaka Pradika Mei dan L.K. Ngesti di Hotel Grand Asia, Jakarta Utara. Dari penggrebekan di hotel tersebut, petugas berhasil menyita sekitar 120 ribu butir obat Zenith, yang akrab dikenal dengan sebutan pil jin.

Proses pengembangan kasus selanjutnya mengarah kepada seorang residivis narkoba bernama Joni Tjanjaya, yang akhirnya ditangkap di Semarang.

Eko menjelaskan bahwa setelah penangkapan Joni, pihaknya melakukan penggerebekan di sebuah gudang yang diduga digunakan oleh Bharaka Pradika sebagai tempat produksi pil ilegal tersebut.

Dari lokasi penggerebekan, petugas berhasil menyita berbagai jenis bahan baku, termasuk 10 tong carisoprodol seberat masing-masing 250 kilogram, 32 karung hisel seberat 730 kilogram, 26 karung talaq seberat 650 kilogram, serta sembilan tong poviden seberat 225 kilogram.

Selain itu, sejumlah peralatan produksi juga diamankan, seperti mesin press, mesin cetak pil, mesin mixer, timbangan, serta barang bukti lainnya yang terdiri dari 186 ribu butir Zenith.

Eko menambahkan bahwa total keseluruhan prekursor yang berhasil disita dalam operasi ini mencapai 1.855 kilogram.

➡️ Baca Juga: Puan Tampilkan Prestasi DPR: 28 Undang-Undang Disahkan Sejak 2024

➡️ Baca Juga: Media Prancis Ungkap Strategi Transfer Shin Tae-yong, Mantan Bintang Torino Menuju Persija Jakarta?

Related Articles

Back to top button