Mobil SUV Keluarga yang Dulu Digemari Kini Kehilangan Daya Tarik dan Popularitasnya

Mobil SUV keluarga tiga baris dari Toyota, Highlander, telah menjadi salah satu pilihan utama untuk kendaraan keluarga di Amerika Serikat selama lebih dari dua dekade. Namun, dengan munculnya model 2026, pertanyaan mulai mengemuka di kalangan pengamat otomotif: Apakah Highlander mulai kehilangan daya tariknya di pasar SUV yang semakin kompetitif?
Perubahan dalam strategi Toyota, penurunan volume penjualan, serta kemunculan model-model baru di segmen yang sama semakin memperberat posisi Highlander. Sebuah analisis menyoroti bahwa model 2026 mungkin merupakan generasi terakhir sebelum Toyota memutuskan untuk melakukan inovasi besar-besaran pada SUV ini.
Salah satu faktor krusial yang mulai membuat Highlander dipertanyakan adalah peluncuran Grand Highlander, SUV tiga baris yang lebih besar dan lebih luas. Model ini diperkenalkan pada tahun 2023 untuk mengatasi salah satu kelemahan utama Highlander, yaitu ruang baris ketiga yang terasa sempit.
Tanggapan pasar terhadap Grand Highlander ternyata sangat positif. Pada tahun 2025, penjualannya bahkan melampaui dua kali lipat dari penjualan Highlander reguler. Di saat yang sama, penjualan Highlander mengalami penurunan drastis, dengan penurunan lebih dari 37% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi ini membuat banyak analis beranggapan bahwa Toyota secara tidak langsung mengalihkan fokus dari Highlander ke Grand Highlander sebagai SUV keluarga unggulan mereka.
Meskipun Highlander tetap menawarkan konfigurasi tiga baris kursi, banyak kritik yang mengarah pada kenyamanan baris ketiga yang kurang memadai, terutama bagi penumpang dewasa. Ruang kaki dan bahu terasa sempit ketika semua kursi digunakan.
Dalam konfigurasi standar, Highlander dapat menampung hingga delapan penumpang pada varian tertentu, tetapi kenyamanan di baris belakang tetap menjadi sebuah kompromi yang harus dihadapi.
Kapasitas bagasi juga terbatas saat semua kursi digunakan, hanya sekitar 16 kaki kubik. Kapasitas tersebut baru meningkat menjadi 48,4 kaki kubik ketika kursi baris ketiga dilipat, yang menunjukkan keterbatasan ruang yang ada.
Keterbatasan ruang inilah yang menjadi alasan utama di balik peluncuran Grand Highlander, yang memiliki dimensi lebih panjang dan menawarkan kenyamanan lebih baik bagi penumpang dan barang.
➡️ Baca Juga: Sidang Putusan Praperadilan Eks Menag Yaqut Dilaksanakan Hari Ini
➡️ Baca Juga: Sosial: Perubahan Pendidikan Luncurkan Produk Terbaru




