SIG Kembangkan Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban untuk Tingkatkan Daya Saing Industri

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menargetkan agar proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang terletak di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dapat segera dioperasikan. Proyek ini diharapkan menjadi fasilitas ekspor semen berskala besar yang memanfaatkan teknologi terkini, sehingga mendukung proses ekspor yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dalam kunjungannya ke Tuban pada hari Jumat lalu, Gibran didampingi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, serta Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, beserta tim manajemen perusahaan. Proyek ini dikelola oleh anak perusahaan SIG, yaitu PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.
Gibran menyampaikan apresiasi atas kemajuan proyek yang telah mencapai 99 persen. Dia berharap, SIG dapat terus menjaga dan meningkatkan standar pengelolaan lingkungan yang telah ditetapkan, sehingga proyek ini tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
“Semoga proyek ini segera beroperasi dan mendukung peningkatan daya saing bangsa di kancah global, serta berkontribusi pada agenda pembangunan berkelanjutan, baik di Indonesia maupun di luar negeri,” ungkap Gibran dalam pernyataannya pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Selama kunjungan tersebut, Wapres Gibran Rakabuming meninjau berbagai fitur dermaga yang dirancang untuk dapat mengirimkan antara 500 ribu hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional. Pengembangan dermaga dan fasilitas produksi ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG, melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation, yang telah terjalin sejak tahun 2021.
Dengan total investasi mencapai Rp1,4 triliun, proyek ini mencakup berbagai pengembangan fasilitas dermaga dan pabrik. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.
Peningkatan kapasitas tersebut dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang akan terhubung dengan jetty yang ada saat ini. Untuk mendukung proses produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas seperti sistem blending silo dengan kapasitas 8.000 ton, sistem clinker silo berkapasitas 15.000 ton, serta dua sistem cement silo yang masing-masing memiliki kapasitas 18.000 ton.
Selain itu, proyek ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas transportasi berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km, tripper conveyor, dan ship loader dengan kapasitas 1.000 ton per jam (tph), yang berfungsi untuk mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan dermaga Tuban dapat menjadi pusat distribusi semen yang efisien dan mampu bersaing di pasar internasional. Keberadaan dermaga yang modern dan fasilitas produksi yang canggih akan mendukung kebutuhan industri semen di dalam negeri serta memperluas akses pasar luar negeri.
Pengembangan dermaga Tuban ini tidak hanya membawa dampak positif bagi SIG, tetapi juga untuk perekonomian daerah. Infrastruktur yang lebih baik akan membuka peluang kerja baru, meningkatkan pendapatan lokal, dan mendukung pertumbuhan sektor industri yang lebih luas.
Dengan segala potensi yang dimiliki, proyek ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam meningkatkan daya saing industri Indonesia di tingkat global. Ini adalah langkah nyata untuk memastikan bahwa produk-produk lokal dapat bersaing dengan produk internasional, serta memberikan kontribusi kepada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Dari segi lingkungan, SIG berkomitmen untuk melaksanakan proyek ini dengan mengutamakan prinsip keberlanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan dampak terhadap lingkungan dapat diminimalkan, dan proyek ini dapat menjadi contoh bagi industri lainnya dalam menerapkan praktik ramah lingkungan.
Ke depan, diharapkan dermaga Tuban dapat menjadi titik strategis dalam rantai pasokan industri semen, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga untuk menembus pasar ekspor yang lebih luas. Inovasi dan teknologi yang diterapkan dalam proyek ini pastinya akan memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar.
➡️ Baca Juga: Metaverse Sekarang: Masihkah Relevan atau Sudah Dilupakan?
➡️ Baca Juga: Raymond dan Joaquin Siap Hadapi Tantangan Sebagai Wakil Indonesia di Semifinal All England 2026




