Waka DPD RI Serukan Koordinasi Efektif untuk Menanggapi Duka Gempa NTT

Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas bencana gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada pagi hari, 15 Agustus 2026.
Yorrys mengajak semua pihak, baik pemerintah pusat maupun daerah, untuk meningkatkan koordinasi secara efektif demi memastikan semua korban dan masyarakat yang terdampak mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
Data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bahwa jumlah korban jiwa akibat gempa NTT telah mencapai 47 orang pada petang harinya.
“Sebagai pemimpin di DPD RI, saya ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi gempa yang melanda NTT,” tutur Yorrys dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta.
Ia menegaskan bahwa puluhan jiwa yang hilang dan ribuan orang yang terpaksa mengungsi adalah sesama anak bangsa yang saat ini memerlukan perhatian serta penanganan yang segera.
Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak, yang mencakup layanan kesehatan, makanan, air bersih, tempat pengungsian, serta perlindungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas.
“Pemerintah harus menjamin bahwa setiap korban mendapatkan bantuan yang diperlukan. Jangan sampai masyarakat di daerah terdampak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Di samping bantuan darurat, Yorrys juga meminta agar pemerintah memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada masyarakat adalah akurat, valid, dan berasal dari sumber resmi. Hal ini sangat penting untuk mencegah kepanikan serta penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan pascagempa.
“Saya berharap masyarakat yang terkena dampak gempa tetap berkoordinasi dengan BMKG dan BNPB, serta pemerintah daerah. Masyarakat juga harus mematuhi setiap arahan dan informasi resmi terkait kondisi setelah gempa,” tambah Yorrys.
Menurutnya, penanganan bencana memerlukan kerja sama dan koordinasi antar lembaga. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, BMKG, TNI, Polri, tenaga kesehatan, relawan, serta semua pihak terkait harus bersinergi untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian, pertolongan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Yorrys juga menekankan pentingnya pendataan korban dan kerusakan dilakukan secara cepat dan akurat. Data yang akurat sangat penting sebagai dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah-langkah penanganan, distribusi bantuan, dan pemulihan daerah yang terdampak.
➡️ Baca Juga: Bellingham Memimpin Inggris Menuju Semifinal Piala Dunia dengan Kinerja Gemilang
➡️ Baca Juga: Infrastruktur Jalan Tol Siap Mendukung Arus Balik Lebaran dalam Kondisi Optimal




