Kisaran Biaya Ganti Baterai Mobil Listrik yang Perlu Anda Ketahui Selain Harga Mobilnya

Harga menjadi salah satu faktor krusial dalam memilih mobil listrik, namun calon pemilik juga perlu memahami biaya komponen kunci lainnya. Salah satu komponen terpenting adalah baterai yang sering kali menjadi bagian termahal dari kendaraan listrik. Perlu dicatat bahwa kerusakan pada baterai tidak selalu berarti bahwa seluruh battery pack harus diganti.
Beberapa produsen mobil listrik di Indonesia telah membocorkan kisaran biaya untuk penggantian baterai produk mereka. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, biaya tersebut bervariasi cukup signifikan, mulai dari sekitar Rp100 juta hingga lebih dari Rp500 juta. Variasi ini tergantung pada model kendaraan, kapasitas baterai, serta metode penggantian yang diterapkan.
Sebagai contoh, Wuling menginformasikan bahwa biaya penggantian baterai untuk model Air ev berkisar di angka Rp100 juta. Sebagai perbandingan, model Air ev Long Range menggunakan baterai dengan kapasitas sebesar 26,7 kWh, dan Wuling memberikan garansi baterai selama delapan tahun atau hingga 120.000 kilometer untuk model tersebut.
Hyundai mengadopsi pendekatan yang berbeda dengan model Ioniq 5, di mana baterainya terdiri dari beberapa modul. Mereka pernah menyatakan bahwa harga untuk satu modul berada di rentang Rp15 juta hingga Rp20 juta. Dengan cara ini, jika ada kerusakan pada salah satu modul, penggantian tidak selalu memerlukan penggantian seluruh baterai.
Untuk penggantian satu battery pack, harga Ioniq 5 dilaporkan sekitar Rp300 juta untuk varian Standard Range dan Rp400 juta untuk Long Range. Angka tersebut merupakan kisaran yang pernah disampaikan oleh pihak Hyundai dan bukan merupakan harga jual resmi yang tertera dalam daftar harga kendaraan.
Jaecoo juga mencantumkan angka yang cukup signifikan untuk model J5 EV. Biaya penggantian baterai untuk J5 diperkirakan sekitar Rp170 juta, termasuk biaya pemasangan, sementara baterainya memiliki kapasitas 60,9 kWh dan mendapatkan garansi hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer.
Di sisi lain, Toyota bZ4X dilaporkan memiliki biaya baterai sekitar Rp540 juta. Meskipun angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa model mobil listrik lainnya, Toyota menawarkan garansi baterai selama delapan tahun atau hingga 160.000 kilometer untuk bZ4X, memberikan jaminan tambahan bagi pemiliknya.
Perbedaan dalam harga ini mencerminkan fakta bahwa biaya baterai tidak dapat disamaratakan untuk semua mobil listrik. Beberapa faktor seperti kapasitas baterai, desain pack, opsi untuk mengganti modul secara terpisah, serta kebijakan garansi dari masing-masing produsen berkontribusi besar dalam menentukan biaya yang harus dipersiapkan oleh calon pemilik kendaraan listrik.
➡️ Baca Juga: Adinia Wirasti Ungkap Ketidaksiapan Punya Anak Setelah Tiga Tahun Menikah
➡️ Baca Juga: Ghana Resmi Tunjuk Mantan Pelatih MU Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai




