Ghana Resmi Tunjuk Mantan Pelatih MU Sebelum Piala Dunia 2026 Dimulai

Tim nasional Ghana baru saja membuat keputusan yang cukup mengejutkan menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Hanya dalam waktu dua bulan sebelum turnamen bergengsi tersebut, Ghana resmi menunjuk Carlos Queiroz, mantan asisten pelatih Manchester United, sebagai pelatih baru mereka.
Penunjukan Queiroz ini dilakukan setelah pemecatan Otto Addo, yang terjadi 72 hari sebelum turnamen dimulai, akibat serangkaian hasil buruk yang diperoleh tim, termasuk kekalahan telak dari Austria dan Jerman.
Federasi Sepak Bola Ghana (GFA) telah mengonfirmasi bahwa pelatih asal Portugal ini akan segera memulai tugasnya. Dalam pernyataan resmi GFA, mereka menekankan bahwa “Pelatih Queiroz akan segera mulai bekerja.”
Di usia 73 tahun, Queiroz bukanlah sosok yang asing di dunia sepak bola. Ia memiliki segudang pengalaman dalam berbagai kompetisi Piala Dunia, termasuk saat melatih timnas Afrika Selatan, Portugal, dan Iran.
Pengalaman Queiroz tak hanya terbatas pada tim nasional. Ia juga pernah berperan sebagai tangan kanan Sir Alex Ferguson di Manchester United selama dua periode dan memiliki pengalaman melatih di klub-klub besar seperti Real Madrid.
Dengan penuh antusiasme, Queiroz menyambut tugas barunya ini, menegaskan rasa terima kasihnya kepada GFA dan mengekspresikan rasa tanggung jawab serta kerendahan hati.
“Saya menyambut babak baru ini bersama Tim Nasional Ghana dengan rasa terima kasih yang mendalam kepada GFA, sambil membawa tanggung jawab dan kerendahan hati,” ungkap Queiroz.
Ia melanjutkan, “Sepak bola telah memberikan saya perjalanan yang panjang penuh tantangan, pelajaran, dan pengalaman yang tak terlupakan di seluruh dunia. Saat ini, saya menerima tugas ini dengan semangat dan komitmen yang sama seperti yang saya tunjukkan sepanjang karier saya.”
Queiroz juga menegaskan bahwa Ghana memiliki potensi yang sangat besar.
“Ghana adalah negara yang kaya akan talenta, kebanggaan, dan semangat sepak bola yang kuat. Saya datang dengan rasa hormat terhadap sejarahnya dan keyakinan terhadap masa depannya. Bersama-sama, dengan persatuan, disiplin, dan ambisi, kami akan bekerja keras untuk memenuhi harapan sebagai bangsa sepak bola yang besar.”
Ia menyoroti betapa pentingnya peran ini baginya, dengan menegaskan, “Ini bukan sekadar pekerjaan—ini adalah misi. Saya siap memberikan seluruh pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki demi kemajuan permainan dan kebahagiaan masyarakat.”
Dalam waktu dekat, Queiroz akan menghadapi tantangan besar. Ghana dijadwalkan bertanding melawan Panama dalam laga perdana fase grup yang akan berlangsung di Toronto pada 17 Juni, sebelum bertemu Inggris enam hari kemudian di Foxborough.
➡️ Baca Juga: Prabowo Menerima Dukungan Doa Buya Yahya untuk Memperkuat Kepemimpinan di Indonesia
➡️ Baca Juga: Aplikasi Viral Pendukung Keamanan Digital Untuk Aktivitas Online Sehari-hari yang Aman




