Ini Alasan Denada Tak Pernah Ceritakan Masa Lalunya soal Ressa ke Jerry Aurum

— Paragraf 1 —
Jakarta, VIVA – Pengakuan Denada tentang masa lalunya kembali menjadi perhatian publik. Setelah mengakui bahwa Ressa Rizky Rosano adalah anak kandungnya dari kehamilan di luar nikah, muncul pertanyaan baru yang tak kalah bikin penasaran, mengapa hal tersebut tidak pernah ia ceritakan kepada mantan suaminya, Jerry Aurum?
— Paragraf 2 —
Dalam sebuah perbincangan emosional, Denada akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusannya tersebut. Ia mengaku bahwa saat bertemu kembali dengan Jerry, hal pertama yang ia lakukan adalah meminta maaf atas fakta yang selama ini tidak pernah diungkap. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
— Paragraf 3 —
“Iya. Dan aku kemarin ketemu dia dan pada saat aku ketemu dia yang pertama-tama aku sampaikan kepada dia adalah… ya dia kan kaget banget ya pasti, dan keluarga itu kaget banget. Keluarganya Mas Jerry juga kaget sekali gitu. Dan pertama-tama aku sampaikan kepada dia adalah aku minta maaf,” ungkap Denada kepada Feni Rose yang dikutip dari YouTube pada Jumat, 20 Maret 2026.
— Paragraf 4 —
Pengakuan itu tidak hanya mengejutkan sang mantan suami, tetapi juga keluarganya. Denada menyadari bahwa keputusan untuk menyimpan rahasia ini membawa dampak besar, terutama bagi orang-orang terdekatnya.
— Paragraf 5 —
Saat ditanya lebih dalam, Denada mengungkap bahwa alasan utama ia tidak membuka cerita tersebut sejak awal adalah karena rasa takut dan kekhawatiran yang begitu besar.
— Paragraf 6 —
“Pasti karena kekhawatiran-kekhawatiran aku ya kak, ketakutan-ketakutan aku,” kata Denada.
— Paragraf 7 —
Ketakutan itu bukan tanpa alasan. Ia merasa tidak cukup percaya diri untuk membuka rahasia tersebut, bahkan kepada orang yang pernah menjadi pasangan hidupnya.
— Paragraf 8 —
“Aku tidak cukup percaya untuk menceritakan itu kepada dia,” katanya lagi.
— Paragraf 9 —
Lebih jauh lagi, Denada menjelaskan bahwa pengalaman masa lalu membuatnya trauma. Ia takut jika rahasia tersebut justru akan digunakan sebagai “senjata” untuk menyakitinya, seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
— Paragraf 10 —
“Aku takut itu akan jadi senjata lagi untuk aku gitu,” ujarnya.
— Paragraf 11 —
Pengalaman pahit itu ternyata tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga pada sang ibu. Denada mengaku merasa bersalah karena pernah ada pihak yang menggunakan informasi sensitif sebagai alat untuk menekan keluarganya.
➡️ Baca Juga: Harga Minyak Mentah dan Emas Naik Turun, Pelaku Usaha Harus Manfaatkan Lindung Nilai
➡️ Baca Juga: Richard Lee Resmi Tidak Lagi Menjabat Komisaris di Newlab, Ini Status Terbarunya




