Iran Izinkan Kapal Komersial Melintas Saat Pembukaan Selat Hormuz untuk Keamanan Maritim

Pemerintah Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz kini dibuka untuk pelayaran komersial. Keputusan ini diambil dalam konteks gencatan senjata 10 hari yang sedang berlangsung di Lebanon, yang bertujuan untuk menghentikan konflik antara Israel dan Hizbullah, kelompok militan yang didukung oleh Iran.
Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, menyampaikan melalui akun media sosialnya bahwa selat tersebut, yang merupakan jalur yang sangat penting bagi pengangkutan minyak dan gas di seluruh dunia, telah “dibuka sepenuhnya” melalui rute yang telah ditentukan sebelumnya oleh pihak Iran.
Presiden AS sebelumnya menyatakan bahwa Iran telah berkomitmen untuk “tidak akan pernah” menutup jalur penting ini lagi. Ia menegaskan, “Selat ini tidak akan lagi digunakan sebagai alat untuk melawan dunia,” sambil menambahkan bahwa Iran, dengan dukungan AS, sedang melakukan pembersihan ranjau laut di wilayah tersebut.
Meskipun rincian lebih lanjut mengenai pembukaan selat ini belum sepenuhnya jelas, harga kontrak berjangka utama untuk minyak mentah AS mengalami penurunan lebih dari 10 persen, berada di bawah 90 dolar AS per barel (sekitar Rp154.241), setelah pernyataan dari menteri luar negeri Iran tersebut, yang dikeluarkan sehari setelah gencatan senjata yang didukung AS antara Israel dan Lebanon mulai berlaku.
Sebelumnya, sebagian besar area di Selat Hormuz ditutup oleh Iran sejak terjadinya serangan terhadap negara tersebut oleh AS dan Israel pada akhir Februari.
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, yang juga memimpin tim negosiasi negara tersebut, menyatakan bahwa pernyataan Presiden AS tidak mencerminkan kenyataan. Ia menegaskan, “Presiden AS membuat tujuh klaim dalam satu jam, semuanya tidak benar,” dalam unggahan di media sosialnya.
Ia juga menegaskan bahwa selat tersebut tidak akan tetap terbuka jika blokade militer yang dilakukan oleh AS terus berlanjut.
➡️ Baca Juga: Manfaatkan Aplikasi Scanner QR Code untuk Akses Menu Restoran dengan Cepat dan Praktis
➡️ Baca Juga: Internasional: E-Commerce Capai Kesepakatan Bersejarah




