Putri KW Fokus Tampil Optimal di Kejuaraan Asia Tanpa Beban Target yang Berat

Putri Kusuma Wardani, atlet tunggal putri andalan Indonesia, siap menghadapi Kejuaraan Asia (BAC) 2026 yang akan berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, China, pada 7 hingga 12 April mendatang. Keberhasilannya mencapai final di Swiss Open dan perempat final di All England memberikan dorongan kepercayaan diri yang signifikan.
Walaupun harus berpuas diri dengan posisi runner-up di Swiss Open 2026 setelah kalah dari wakil Thailand, Supanida Katethong, Putri KW mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. Ia memanfaatkan hasil dari turnamen di Eropa sebagai bahan introspeksi, terutama terkait performanya di laga puncak.
“Rasa syukur mengisi hati saya karena bisa naik podium di Swiss, meskipun hanya di posisi kedua. Namun, saya menyadari masih ada banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama di final, karena saya merasa permainan saya belum sepenuhnya keluar,” ungkap Putri saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta.
Selain prestasinya di Swiss, penampilan Putri di All England juga mendapatkan perhatian positif. Meskipun dihentikan oleh An Se Young, peringkat satu dunia, di babak perempat final, Putri merasa telah mendapatkan banyak pelajaran berharga mengenai pentingnya konsistensi dalam berkompetisi di level tertinggi.
Menghadapi persaingan yang ketat di Asia, di mana kualitas pemain sangat merata, Putri menekankan pentingnya aspek mental. Ia berkomitmen untuk tidak merasa terbebani oleh hasil akhir dan lebih memilih untuk fokus menampilkan seluruh kemampuan terbaiknya di lapangan.
“Ke depannya, jika menghadapi situasi yang menekan di lapangan, saya tidak akan terlalu memikirkan menang atau kalah. Yang terpenting adalah saya bisa mengeluarkan semua kemampuan saya saat bertanding,” tambahnya.
Kejuaraan Asia 2026 menjadi momen krusial bagi Putri KW untuk membuktikan kemampuannya. Dalam tiga edisi terakhir, ia selalu terhenti di babak awal. Tahun lalu, langkahnya terhenti oleh unggulan tuan rumah, Wang Zhiyi, setelah menjalani pertandingan ketat yang berlangsung dalam tiga gim.
Catatan kurang menggembirakan tersebut justru memicu motivasi tambahan bagi atlet asal Tangerang ini. Ia berharap tren positif yang diraihnya di tur Eropa dapat berlanjut di Ningbo, dengan harapan bisa kembali meraih podium.
“Semua akan dibuktikan di lapangan. Ini menjadi tantangan bagi saya untuk tampil lebih baik dibandingkan dengan pertandingan sebelumnya,” tutup Putri dengan optimisme.
➡️ Baca Juga: Ucapan Harry Maguire yang Menyebabkan Sanksi dari FA Terungkap Secara Resmi
➡️ Baca Juga: Mengenal Aura Farming: Budaya Kecil, Dampak Besar




