Gates of Olympus hadirkan bagi-bagi bonus kuil zeus dengan hadiah berlapis

Slot online berikan bagi-bagi bonus festival keberuntungan nusantara dengan sensasi menarik

Super scatter sajikan bagi-bagi bonus super emerald celebration dengan hadiah istimewa

Starlight Princess tawarkan bagi-bagi bonus aurora moonlight legacy dengan sensasi menawan

Wild Bounty tawarkan bagi-bagi bonus olympus jewel journey dengan kejutan istimewa

Pola perilaku pengguna terhadap pembaruan mahjong ways

Algoritma dan mahjong ways menjadi dua topik yang sering bertemu di ruang forum diskusi online paling lengkap

Panduan slot online premium dengan fitur yang banyak dicari pemain

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus reel petir dengan peluang istimewa

Slot online hadirkan bagi-bagi bonus harta karun impian dengan peluang premium

Starlight Princess sajikan bagi-bagi bonus treasure empire vault dengan kejutan besar

Wild Bounty berikan bagi-bagi bonus frontier gold adventure dengan hadiah menarik

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan meningkatkan performa

Super scatter hadirkan bagi-bagi bonus putaran kilat dengan efek modern

Gates of Olympus hadirkan bonus storm boost dengan hadiah variatif

Pragmatic Play tawarkan bagi-bagi bonus scatter supreme dengan hadiah modern

Evaluasi sistem mekanis terbaru pada fitur mahjong ways

Habanero hadirkan bagi-bagi bonus fortune celebration realm dengan bonus menarik

Slot dana tanpa potongan paling gacor dengan sensasi berkelas

Pran data modern yang menunjukkan hasil permainan mahjong wins3 dan permainan digital

Rahasia algoritma adaptif gameplay interaktif pg soft

depo 10k Depo 10k
berita

Longsor Sampah di Bantargebang, Menteri Lingkungan Hidup Tegur Pemprov DKI Jakarta

Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan bahwa kondisi di Bantargebang mirip dengan fenomena gunung es akibat pengelolaan sampah di Jakarta yang gagal. Saat ini, tempat tersebut menampung beban kritis hingga 80 juta ton sampah selama lebih dari 37 tahun.

“Kita perlu mengatasi akar masalah pengelolaan sampah di Jakarta agar tidak ada lagi korban jiwa,” tegas Menteri LH Hanif setelah melakukan kunjungan ke lokasi longsor di TPST Bantargebang pada hari Senin.

Tragedi longsor yang terjadi di gunungan sampah setinggi 50 meter di Zona IV TPST Bantargebang pada Minggu, 8 Maret, pukul 14.30 WIB, telah mengakibatkan empat orang kehilangan nyawa. Kejadian ini menjadi bukti nyata kegagalan sistem pengelolaan sampah di Jakarta yang tidak bisa ditoleransi lagi.

Empat orang yang menjadi korban dalam insiden tersebut adalah Enda Widayanti (25), Sumini (60), Dedi Sutrisno (22), dan Iwan Supriyatin (40). Mereka ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa setelah longsor terjadi.

Menteri LH Hanif menekankan bahwa tragedi mematikan ini seharusnya menjadi alarm bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera menghentikan praktik pengelolaan sampah dengan metode open dumping, yang terus mengancam keselamatan warga dan petugas kebersihan.

Hanif menegaskan bahwa pihaknya telah memulai penyidikan menyeluruh dan penegakan hukum yang tegas untuk memastikan bahwa permasalahan sampah di ibu kota tidak lagi menimbulkan korban jiwa di masa depan.

Dia juga menyoroti bahwa penggunaan metode open dumping di lokasi ini bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008, karena sistem yang ada saat ini tidak mampu mengurangi risiko bagi keselamatan warga.

Kondisi yang bertentangan dengan ketentuan peraturan tersebut bukan hanya mengancam keselamatan individu akibat potensi longsor berikutnya, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pencemaran lingkungan yang besar.

“Kejadian ini seharusnya dapat dihindari jika pengelolaan sampah dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. TPST Bantargebang harus menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk segera melakukan perbaikan demi keselamatan manusia dan kelestarian lingkungan,” ujar Hanif.

TPST Bantargebang memiliki catatan kelam dengan serangkaian tragedi mematikan, termasuk longsor permukiman pada tahun 2003 dan runtuhnya Zona 3 pada tahun 2006 yang mengakibatkan banyak korban jiwa serta menimbun puluhan pemulung di lokasi tersebut.

Pola kegagalan sistemik ini terus berlanjut hingga Januari 2026, ketika amblasnya landasan menyeret tiga truk sampah ke dasar sungai. Insiden ini diikuti oleh runtuhnya kembali gunungan sampah pada Maret 2026. Rangkaian kejadian yang berulang ini menunjukkan adanya risiko fatal akibat beban berlebih di TPST Bantargebang.

➡️ Baca Juga: Panduan Efektif Latihan Beban Selama Puasa Intermittent (IF) untuk Hasil Optimal

➡️ Baca Juga: Garuda Gandeng Polri Investigasi HP Penumpang Hilang di Pesawat

Related Articles

Back to top button