Waspadai Risiko Pengambilan Uang di ATM untuk Keamanan Finansial Anda

Hati-hati saat mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM). Para ahli keamanan siber telah memberikan peringatan mengenai penggunaan alat kecerdasan buatan (AI) oleh para peretas untuk membobol sistem bank dan menguras uang dari ATM.
Bank of England kini tengah bersiap untuk mengadakan pertemuan mendesak dengan kreditur-kreditur terkemuka. Pertemuan ini dilakukan seiring dengan meningkatnya kekhawatiran mengenai ancaman siber yang dapat ditimbulkan oleh teknologi AI terhadap sistem keuangan global.
Bank-bank di Inggris akan diberikan kesempatan untuk menguji ketahanan sistem mereka terhadap serangan dari Claude Mythos, sebuah bot AI canggih yang dibangun oleh startup dari Silicon Valley, Anthropic.
Perusahaan teknologi ini baru-baru ini mengejutkan masyarakat dunia dengan klaim bahwa Claude Mythos dapat secara otomatis mendeteksi celah keamanan yang tidak teridentifikasi di berbagai sistem operasi dan browser utama, beberapa di antaranya bahkan sudah berusia hingga 27 tahun.
Informasi ini menjadi perhatian serius karena dapat membuat semua perusahaan lebih rentan terhadap serangan siber baru yang dapat dilakukan dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan peretas manusia.
Anthropic mengklaim bahwa alat yang mereka kembangkan memiliki kemampuan yang sangat kuat, sehingga aksesnya dibatasi hanya untuk beberapa perusahaan teknologi besar dan bank global. Hal ini bertujuan untuk memberikan mereka kesempatan memperkuat keamanan siber mereka.
Menurut para pakar keamanan siber, bank merupakan target yang sangat rentan. Banyak dari mereka masih bergantung pada perangkat keras yang sudah berusia puluhan tahun untuk menjalankan sebagian besar transaksi mereka.
Salah satu sistem yang paling berisiko terhadap serangan siber adalah COBOL, sebuah bahasa pemrograman yang menjadi fondasi perbankan modern, sebagaimana dilaporkan oleh berbagai sumber.
Perangkat lunak lama ini telah beroperasi sejak tahun 1960-an, namun tetap digunakan secara luas karena keandalannya yang terbukti dan ketidakberanian bank untuk mengganti atau memperbarui sistem inti mereka yang mengelola transaksi senilai triliunan pound setiap harinya.
Setelah pengumuman dari Anthropic mengenai alat AI baru yang berkaitan dengan COBOL, saham perusahaan komputer raksasa IBM mengalami penurunan terbesar dalam 25 tahun terakhir. Perangkat lunak tersebut masih terintegrasi dengan sistem mainframe milik perusahaan teknologi ternama tersebut.
➡️ Baca Juga: Pelajar Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Motor Ngebut Terpental dari Flyover Cipondoh
➡️ Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Jakarta dan Sekitarnya untuk Jumat, 6 Maret 2026




