Pembangunan 14 Ribu Kilometer Jalur Kereta Api Luar Pulau Jawa Ditargetkan Selesai 2045

Jakarta – Pemerintah Indonesia telah menetapkan target untuk menyelesaikan pembangunan jalur kereta api di luar Pulau Jawa, khususnya di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, pada tahun 2045.
Pernyataan ini disampaikan oleh Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, saat memimpin rapat koordinasi yang berlangsung di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 April 2026.
Agus menjelaskan bahwa total panjang jalur yang akan dibangun mencapai 14.000 kilometer. Di Pulau Sumatera, saat ini jalur yang telah ada mencapai 1.871 kilometer, dan rencananya akan ditambah sejauh 7.837 kilometer.
“Sebagai salah satu langkah cepat, trase Banda Aceh-Besitang sepanjang sekitar 400 kilometer akan menjadi penghubung antara Aceh dan Sumatera Utara,” jelas Agus.
Sementara itu, untuk wilayah Sulawesi, saat ini terdapat jalur sepanjang 109 kilometer yang terletak di Sulawesi Selatan. Namun, masih diperlukan penambahan jalur untuk menghubungkan provinsi-provinsi lainnya.
“Ke depannya, kita perlu pendekatan yang lebih strategis, khususnya untuk wilayah yang kaya akan sumber daya alam, seperti Sulawesi Tengah yang memiliki nikel dan Morowali, serta Sulawesi Tenggara. Hal ini harus melibatkan pelaku industri dalam skema pengembangan,” ujar Agus.
Di Kalimantan, Agus mencatat bahwa hingga saat ini belum ada layanan kereta api umum. Ia menyatakan bahwa jalur kereta api yang diperlukan setidaknya mencapai 2.700 kilometer, untuk mendukung logistik komoditas, sektor pertambangan, serta untuk mengurangi beban di jalan raya.
➡️ Baca Juga: Komdigi Kasih Sinyal Dorong World Hapus 500 Ribu Data Retina Warga RI
➡️ Baca Juga: InJourney Memperkirakan 578.311 Penumpang Saat Puncak Arus Balik Mudik Lebaran



