Israel dan AS Melancarkan Serangan ke Iran, Presiden Masoud Pezeshkian Dalam Kondisi Sehat

Wakil Presiden Iran, Mohammad Jafar Ghaempanah, mengungkapkan bahwa Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dalam keadaan sehat dan baik-baik saja setelah serangan gabungan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Ghaempanah menyatakan, “Meskipun adanya serangan yang dilakukan oleh rezim Zionis dan Amerika Serikat saat perundingan berlangsung, kondisi kesehatan Pezeshkian tetap dalam keadaan yang optimal.” Pernyataan ini disampaikan melalui akun resminya di platform sosial media X.
Di sisi lain, juru bicara Menteri Luar Negeri, Ismail Baghaei, juga mengonfirmasi bahwa Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tidak mengalami cedera akibat serangan tersebut.
Baghaei menegaskan, “Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dalam keadaan baik,” kata Baghaei, merujuk pada informasi dari kantor berita IRNA.
Di tengah situasi tersebut, dilaporkan bahwa beberapa komandan dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) serta sejumlah pejabat lainnya menjadi korban dalam serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel, menurut sumber-sumber dari Iran yang di kutip oleh Reuters.
Serangan oleh Amerika Serikat menargetkan berbagai lokasi di Iran melalui jalur udara dan laut pada hari Sabtu. Sebelumnya, pada 20 Februari, Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk melakukan serangan terbatas terhadap Iran.
➡️ Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi Thailand Berantas TPPO
➡️ Baca Juga: Diplomasi ASEAN Krisis Imigran: Upaya Kolektif Mengatasi Tantangan Kemanusiaan



