Lima Truk dan Separator Busway Terkena Kerusuhan Massa di Lokasi Tertentu

Jakarta – Petugas kepolisian bersama instansi terkait telah berhasil melakukan evakuasi terhadap lima unit truk yang mengalami kerusakan akibat tindakan massa di kawasan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, pada Kamis malam tanggal 27 Agustus 2026.
Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, mengungkapkan bahwa proses evakuasi berlangsung pada Jumat pagi selama sekitar dua jam, dimulai dari pukul 05.30 WIB.
“Evakuasi telah selesai dilakukan. Proses normalisasi dimulai dari pukul 05.30 WIB hingga 07.30 WIB. Semua lima truk tersebut sudah berhasil dievakuasi,” jelas Sudarmo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta pada hari Jumat.
Lebih lanjut, Sudarmo menegaskan bahwa tidak ada laporan mengenai pembakaran truk selama insiden tersebut.
“Di Kemanggisan, tidak ada truk yang dibakar. Memang ada kerusakan, tetapi tidak ada kejadian pembakaran,” tegas Sudarmo.
Selain mengevakuasi truk yang rusak, pihaknya juga telah melakukan perbaikan pada separator busway yang tersebar dari Slipi hingga Tomang, yang mengalami kerusakan akibat aksi massa.
Namun, untuk separator busway yang berada di sekitar Pos Lalu Lintas Slipi, pihaknya masih menunggu penanganan dari Transjakarta.
“Untuk separator yang lainnya, penanganannya sudah dilakukan. Namun, separator Transjakarta di area Slipi masih menunggu tindakan dari pihak terkait. Untuk wilayah Jakarta Barat, mulai dari Slipi sampai Tomang, semua separator dan fasilitas lainnya sudah kembali normal,” tutup Sudarmo.
Sebelumnya, Sudarmo juga mengonfirmasi bahwa terdapat kerusakan pada Pos Lalu Lintas Slipi, Palmerah akibat tindakan massa pada malam yang sama.
“Seperti yang terlihat, pos kami, Pos Lalu Lintas Slipi, baik yang berada di tengah maupun di pinggir, telah dirusak oleh massa,” ungkap Sudarmo kepada wartawan di Jakarta pada hari Jumat.
Ia menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi lebih pada struktur bangunan pos, sementara fasilitas di dalamnya masih dalam kondisi baik.
“Kerusakan terbatas pada bangunan fisik saja. Meskipun pos ini tetap berfungsi, sarana di dalamnya seperti AC dan kaca masih dalam keadaan baik. Hanya bagian bangunan yang mengalami kerusakan,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Polisi Ungkap Revaldo Sering Melamun Akibat Pengaruh Narkoba
➡️ Baca Juga: 80 Sekolah Swasta Tanpa MBG Masuk Daftar Penerima, Kepala BGN Bertemu Purbaya




