pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k Depo 10k
berita

Dalang Serangan 9/11 Akhirnya Akan Diadili pada 2028 Setelah 25 Tahun Menunggu

9 September 2001 adalah hari yang akan selamanya dikenang sebagai salah satu momen paling tragis dalam sejarah modern. Pada hari itu, empat pesawat komersial yang dibajak meluncur ke arah tujuan yang fatal: dua menara kembar World Trade Center di New York, markas militer Pentagon di Arlington, Virginia, dan satu lagi jatuh di lapangan Pennsylvania. Kapal udara terakhir tersebut diduga akan digunakan untuk menyerang Gedung Capitol di Washington, D.C.

Serangan tersebut menyebabkan 2.977 orang kehilangan nyawa, tidak termasuk para pembajak. Dari total korban, 246 di antaranya adalah penumpang dan awak yang berada di keempat pesawat. Di New York, 2.606 orang tewas baik pada saat serangan maupun akibat luka-luka yang diderita setelahnya. Sementara itu, 125 orang lainnya tewas dalam serangan di Pentagon.

Al-Qaeda, organisasi ekstremis yang beroperasi dari Afghanistan, disebut-sebut sebagai otak di balik kejahatan besar ini. Dipimpin oleh Osama bin Laden, kelompok ini mengklaim bahwa mereka menyerang AS sebagai respons terhadap berbagai intervensi dan konflik yang melibatkan negara-negara Barat di dunia Muslim.

Khalid Sheikh Mohammed, salah satu tokoh kunci dalam Al-Qaeda, diidentifikasi sebagai arsitek utama dari rencana serangan tersebut. Ia tidak hanya merancang serangan itu, tetapi juga berperan dalam merekrut para pilot yang kemudian dilatih di Amerika Serikat untuk melaksanakan aksi tersebut.

Setelah 25 tahun berlalu, Osama bin Laden tewas dalam operasi militer yang dilakukan oleh pasukan khusus AS, SEAL Team 6, pada 2 Mei 2011 di Abbottabad, Pakistan. Namun, nasib Khalid Sheikh Mohammed, sebagai perancang serangan 9/11, tetap menjadi tanda tanya besar.

Menurut laporan dari BBC Internasional, Khalid Sheikh Mohammed ditangkap pada tahun 2003 dan sempat ditahan dalam penjara rahasia yang dikelola CIA selama tiga tahun. Selama masa penahanannya, ia mengalami metode interogasi yang sangat kontroversial dan dianggap brutal oleh banyak pihak, seperti yang diungkapkan dalam temuan Komite Intelijen Senat AS.

Setelah masa penahanan di fasilitas CIA, Khalid dibawa ke pangkalan Angkatan Laut AS di Guantanamo Bay, Kuba, di mana ia masih berada hingga saat ini.

Selama lebih dari satu dekade, proses pengadilan militer di Guantanamo Bay telah berusaha menentukan apakah dan bagaimana Khalid Sheikh Mohammed dapat diadili atas keterlibatannya dalam serangan 9/11. Proses ini dipengaruhi oleh kekhawatiran bahwa perlakuan yang diterimanya selama penahanan di AS dapat mengganggu kualitas dan keabsahan bukti yang dapat digunakan untuk menuntutnya di pengadilan.

➡️ Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Jumat 20 Maret 2026 di Jakarta Saat Akhir Ramadhan Tiba

➡️ Baca Juga: Strategi Produktif di Akhir Pekan yang Tetap Mengutamakan Waktu Istirahat

Related Articles

Back to top button