PNM Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Berperan dalam Pemberdayaan UMKM Selama Ramadhan

Bulan suci Ramadan merupakan waktu yang penuh berkah bagi umat Islam, di mana kesempatan untuk berbuat kebaikan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta semakin terbuka lebar. Salah satu wujud amal yang sangat dianjurkan adalah memberikan perhatian kepada anak yatim dan dhuafa. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyatakan, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” sambil merapatkan jari telunjuk dan jari tengah, menunjukkan kedekatan yang sangat spesial.
Hadis tersebut menggambarkan betapa mulianya posisi orang yang menyayangi dan menyantuni anak yatim. Perumpamaan jari yang dirapatkan mencerminkan hubungan yang sangat dekat dan intim, hampir tanpa jarak. Ini menunjukkan bahwa setiap tindakan baik yang dilakukan terhadap anak yatim akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah SWT.
Dengan semangat inilah, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menginisiasi serangkaian kegiatan bertemakan Ramadan Madani, Maknai Harmoni. Program ini dirancang untuk menghadirkan berbagai aktivitas positif selama bulan suci, seperti kajian setelah salat Dzuhur, buka puasa bersama setiap hari, hingga acara itikaf yang melibatkan Insan PNM dalam suasana kebersamaan dan refleksi spiritual.
Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini, pada tanggal 5 Maret 2026, PNM mengadakan acara santunan untuk 250 anak yatim dan dhuafa. Anak-anak tersebut berasal dari Yayasan Kota Pelangi, Yayasan Aisyiyah Taman Menteng, serta anak-anak dari keluarga nasabah PNM Mekaar yang berstatus dhuafa.
Dalam acara ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan santunan, tetapi juga berkesempatan untuk belajar melalui pengajaran agama, mendengarkan tausiyah, dan mengenal dunia kerja. Mereka diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan roleplay yang mencerminkan berbagai divisi di PNM, sehingga dapat merasakan langsung bagaimana PNM berkontribusi dalam pemberdayaan pengusaha ultra mikro, mikro, dan kecil.
Dengan bimbingan Insan PNM, anak-anak terlibat dalam aktivitas sederhana yang menunjukkan peran masing-masing divisi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Kegiatan ini disajikan dengan format yang menyenangkan dan mudah dimengerti oleh anak-anak, sehingga mereka dapat ikut serta dengan antusias. Salah satu peserta mengungkapkan rasa senangnya,
“Seru sekali bisa ikut kegiatan ini. Aku jadi tahu kalau bekerja bisa membantu banyak orang. Semoga nanti aku juga bisa punya pekerjaan yang bermanfaat seperti kakak-kakak di sini.” Harapan ini diharapkan dapat memotivasi anak-anak bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih mimpi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat, tanpa memandang latar belakang sosial atau ekonomi mereka.
➡️ Baca Juga: Amazon Kuiper Segera Beroperasi di Indonesia, Perluas Akses Internet di Wilayah 3T
➡️ Baca Juga: Sholawat Dalailul Khairat PDF: Panduan Lengkap untuk Umat Muslim




