Pelajar Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Motor Ngebut Terpental dari Flyover Cipondoh

Jakarta – Kepolisian telah merilis rincian mengenai kronologi sebuah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang pelajar kehilangan nyawa di jalan layang (Flyover) Green Lake, yang terletak di Jalan Boulevard Raya, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengungkapkan bahwa insiden tragis ini terjadi pada hari Jumat, 10 April 2026, sekitar pukul 18.50 WIB.
“Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi B 3253 CIN yang dikendarai oleh RP, seorang pelajar berusia 16 tahun asal Karang Tengah, Kota Tangerang,” jelas Ojo, sebagaimana dilaporkan oleh Antara pada Sabtu, 11 April 2026.
Dari hasil penyelidikan awal dan pernyataan saksi, diketahui bahwa korban melaju seorang diri dari arah Metland menuju kawasan Green Lake melalui Jalan Boulevard Raya.
“Setibanya di lokasi kejadian, tepat di Flyover Green Lake, korban dilaporkan mengemudikan sepeda motor dengan kecepatan yang sangat tinggi,” ungkap Ojo.
Saat melintasi flyover, tiba-tiba kendaraan yang ditumpangi korban kehilangan kendali. Sepeda motor tersebut oleng dan mengalami tabrakan keras dengan beton pembatas jalan.
Akibat benturan yang cukup kuat, korban terpental dari sepeda motor, terlempar hingga jatuh ke bawah flyover yang memiliki ketinggian yang cukup signifikan.
“Akibat dari kecelakaan ini, korban menderita luka serius di bagian kepala dan wajah, serta terlihat mengeluarkan darah dari telinganya,” tambah Ojo.
Para warga dan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian segera berinisiatif untuk memberikan pertolongan.
Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RSU Bhakti Asih Ciledug untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Sayangnya, meski telah mendapatkan perawatan intensif, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit akibat luka-luka yang parah.
Dalam penanganan kasus ini, pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik korban. Di samping itu, dua orang saksi yang berada di lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan, yakni MKN (26) dari Kalideres, Jakarta Barat, dan AS (41) dari Jatinegara, Jakarta Timur.
Informasi dari saksi-saksi tersebut dianggap penting untuk mengungkap rangkaian peristiwa, baik sebelum maupun saat terjadinya kecelakaan, termasuk untuk memastikan kondisi lalu lintas dan situasi di lokasi saat kejadian.
Walaupun kronologi awal telah berhasil diungkap, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti dari kecelakaan motor Cipondoh ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
➡️ Baca Juga: Tega! Pria Ini Curi Motor Ustaz dan Maling 5 HP Santri di Sukabumi
➡️ Baca Juga: Member Agak Laen dengan Bayaran Paling Mahal: Temukan Faktanya di Sini




