Iran Tegaskan Warga Timur Tengah Hindari Pangkalan Militer AS untuk Keamanan Diri

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengeluarkan peringatan kepada masyarakat di wilayah Timur Tengah untuk menghindari lokasi-lokasi yang menjadi pangkalan militer Amerika Serikat demi menjaga keselamatan diri mereka.
Dalam pernyataannya yang disiarkan oleh media nasional Iran, IRGC menegaskan, “Hindari area di mana pasukan Amerika bertugas agar Anda tidak menjadi korban.”
IRGC kemudian mengungkapkan niatnya untuk menemukan dan menindak personel militer AS yang menggunakan masyarakat sipil sebagai tameng dalam operasi mereka. Mereka juga menuduh pasukan Amerika melakukan tindakan kejam terhadap rakyat sipil Iran.
Pada tanggal 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk serangan di ibukota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa di kalangan penduduk.
Sebagai respons terhadap serangan tersebut, Iran melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta pangkalan militer AS yang tersebar di seluruh Timur Tengah.
Pada awalnya, pihak Amerika dan Israel mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan langkah yang diperlukan untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh program nuklir Iran. Namun, kemudian terungkap bahwa tujuan sebenarnya adalah untuk menggulingkan pemerintahan yang ada di Iran.
➡️ Baca Juga: Reward Atlet Panjat Tebing Dipotong 70 Persen Terkait Dugaan Kekerasan Seksual
➡️ Baca Juga: Mirae Asset Memberikan Penjelasan Resmi Setelah Penggeledahan oleh OJK dan Bareskrim



