Bangladesh Menghadapi Tantangan Besar Menjelang Pertandingan Melawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Persiapan tim nasional Bangladesh untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 mengalami gangguan akibat bentrokan jadwal antara pemusatan latihan dan kompetisi liga domestik.
Sejak 27 Agustus 2026, Bangladesh telah memulai pemusatan latihan di Dhaka dengan mengundang 28 pemain, sebagian besar berasal dari klub-klub lokal. Pelatih Thomas Dooley memimpin sesi latihan ini dengan harapan membentuk tim yang kompetitif.
Sementara itu, para pemain Bangladesh yang bermain di Eropa dijadwalkan untuk bergabung dengan tim nasional setelahnya, menambah kompleksitas persiapan yang telah dilakukan.
Namun, situasi terbaru memperburuk kondisi tersebut. Media setempat melaporkan bahwa liga domestik musim 2026/2027 dijadwalkan akan dimulai pada 18 September, bertepatan dengan berlangsungnya pemusatan latihan.
Bentrokan jadwal ini menyebabkan beberapa klub mengajukan permohonan kepada Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) untuk menarik kembali pemain mereka dari pemusatan latihan tim nasional demi kepentingan klub.
Dari 13 klub yang berpartisipasi di liga, dilaporkan bahwa 10 klub telah mengirimkan surat resmi kepada BFF, menekankan pentingnya perhatian terhadap kepentingan klub menjelang awal kompetisi.
Salah satu klub yang paling aktif menyuarakan keberatan adalah Mohammedan SC. Klub yang berbasis di Dhaka ini mengirimkan sembilan pemain untuk bergabung dalam pemusatan latihan tim nasional Bangladesh.
Kesembilan pemain yang dimaksud adalah Sujon Hossain, Anisur Rahman Zico, Rahmat Mia, Saad Uddin, Shakil Ahad Topu, Faisal Ahmed Fahim, Saurav Dewan, Sohel Rana, dan Shahriar Emon.
Mohammedan SC menyatakan bahwa mereka tidak keberatan untuk melepaskan pemainnya demi kepentingan tim nasional sesuai dengan regulasi FIFA. Namun, mereka meminta agar pemain tersebut segera kembali karena liga domestik tinggal menghitung hari untuk mulai bergulir.
Dalam surat yang dikirimkan, Mohammedan menekankan bahwa mereka siap melepas pemain untuk keperluan tim nasional jika memang dibutuhkan, sesuai dengan ketentuan FIFA.
Namun, mereka juga mengharapkan bahwa para pemain bisa kembali cepat agar bisa mempersiapkan tim sebelum liga dimulai, sebagaimana yang dilaporkan oleh media setempat.
Mohammedan SC bahkan secara spesifik meminta sembilan pemainnya untuk meninggalkan pemusatan latihan tim nasional pada Selasa, 15 September 2026, agar bisa memulai latihan persiapan untuk kompetisi domestik.
Dengan hanya tersisa empat hari menjelang dimulainya liga, klub tersebut ingin segera memanfaatkan waktu yang ada untuk berlatih dengan maksimal.
Oleh karena itu, klub mengirimkan surat kepada BFF pada Senin sore, meminta agar sembilan pemain yang berada di kamp tim nasional dapat dibebaskan paling lambat pada hari Selasa.
Kondisi ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Thomas Dooley dalam mempersiapkan skuad Bangladesh untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang semakin dekat.
Bangladesh tergabung dalam Grup A bersama dengan Timnas Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Pertandingan perdana yang akan dihadapi oleh skuad Bengal Tigers adalah melawan Indonesia pada laga terakhir Grup A, yang dijadwalkan pada 1 Oktober 2026.
➡️ Baca Juga: Galaxy M55 Review: Baterai 6000mAh Benar-Benar Tahan 2 Hari?
➡️ Baca Juga: Revisi UU Hak Cipta: Pemerintah Evaluasi Aturan untuk Konten yang Dihasilkan AI




