pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k Depo 10k
berita

Menteri P2MI Belum Menerima Laporan Resmi PMI Usai Serangan Houthi di Arab Saudi

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin memberikan pernyataan mengenai situasi pekerja migran Indonesia (PMI) pasca serangan drone yang dilakukan oleh kelompok Houthi di Mekkah, Arab Saudi, pada malam Selasa. Hingga saat ini, tidak ada laporan dari PMI yang melaporkan dampak dari insiden tersebut kepada kementeriannya.

“Sejauh ini, belum ada aduan dari PMI yang ingin kembali ke tanah air terkait serangan yang terjadi kemarin,” ungkap Mukhtarudin saat berlangsungnya konferensi di Gedung Parlemen, Jakarta, pada Kamis, 17 September 2026.

Mukhtarudin juga menyampaikan bahwa dia telah menerima informasi terkini dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah mengenai serangan drone tersebut. Pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh kelompok Houthi tersebut berhasil dihentikan oleh pasukan pertahanan Arab Saudi sebelum memasuki ruang udara Makkah.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui perwakilannya yang ada di Arab Saudi telah memberikan peringatan serta imbauan kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI), termasuk pekerja migran, untuk tetap waspada.

“Hingga hari ini, perwakilan kami telah memberikan berbagai peringatan kepada WNI agar menghindari area yang berpotensi terpengaruh oleh konflik. Meski begitu, kegiatan ibadah umroh tetap berjalan seperti biasa. Jadi, belum ada hal signifikan yang terjadi,” jelas Mukhtarudin.

Dia menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan dan melakukan koordinasi secara berkala dengan perwakilan yang ada di luar negeri, terutama di negara-negara Timur Tengah, serta mempersiapkan berbagai langkah antisipasi jika situasi konflik semakin memburuk.

“Kami telah melakukan komunikasi rutin dengan perwakilan kami di luar negeri, khususnya di negara-negara Timur Tengah. Ada atase dan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri yang aktif berkoordinasi untuk memantau situasi terkini,” tambah Mukhtarudin.

Sebelumnya, Arab Saudi menuduh kelompok Houthi berusaha menyerang Mekkah, yang merupakan kota paling suci dalam Islam. Juru bicara koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi, Kolonel Turki Al-Malki, menyatakan bahwa Houthi telah meluncurkan drone ke arah Mekkah pada malam Selasa, 15 September 2026.

Namun, drone tersebut berhasil dijatuhkan oleh Pasukan Pertahanan Udara Arab Saudi sebelum memasuki wilayah udara terbatas di sekitar kota suci Mekkah.

“Keamanan Dua Masjid Suci dan para jamaah adalah garis merah yang tidak boleh dilanggar,” tegas Al-Malki dalam pernyataannya yang dikutip dari laman berita, pada Kamis, 17 September 2026.

➡️ Baca Juga: Kremlin Berikan Respon Terkait Kabar Pimpinan Iran Mojtaba Khamenei Dirawat di Moskow

➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Mengurangi Kadar Lemak Tubuh Melalui Latihan Komposit Besar

Related Articles

Back to top button