Tengku Dewi Kembali Jadi DJ Meski Dihujat, Fokus pada Karier dan Kebahagiaan Pribadi

Tengku Dewi Putri memutuskan untuk kembali menekuni dunia sebagai disc jockey (DJ) setelah menyelesaikan perceraiannya dengan Andrew Andika. Di tengah tanggung jawabnya sebagai ibu dari dua anak, Dewi bertekad untuk tidak terpengaruh oleh pandangan negatif masyarakat yang sering kali menganggap sebelah mata profesi DJ, terutama bagi seorang wanita yang juga berperan sebagai ibu.
Bagi wanita berusia 38 tahun ini, kembali bekerja lebih dari sekadar mencari nafkah. Ia memiliki keinginan untuk mengembangkan karier yang sesuai dengan minatnya, sambil tetap dapat menghabiskan waktu berkualitas dengan kedua anaknya.
Dewi menyadari bahwa keputusannya mungkin akan menuai beragam reaksi dari publik. Profesi DJ, yang sering dikaitkan dengan dunia malam, kerap mendapat stigma negatif dari sebagian orang. Namun, ia menegaskan bahwa komentar orang lain tidak akan menjadi halangan bagi langkahnya untuk maju.
“Meski di luar sana masih banyak yang pro dan kontra, seperti ‘kenapa sih jadi DJ’, saya yakin ada banyak sisi negatif yang harus dihadapi,” ungkap Tengku Dewi kepada awak media pada Sabtu (31/10/2026).
Alih-alih terfokus pada penilaian orang, Dewi memilih untuk memusatkan perhatiannya pada kehidupan dan kariernya. Ia merasa sudah saatnya untuk menjalani keputusan yang diambilnya sendiri, tanpa dibebani oleh pandangan orang lain.
“Saya tidak peduli dengan pendapat orang-orang. Di zaman sekarang, kita seharusnya tidak terpengaruh oleh omongan orang. Fokus saja pada apa yang kita lakukan,” tegasnya.
Keputusan untuk kembali sebagai DJ juga didorong oleh kecintaannya pada musik. Dewi percaya bahwa profesi ini bukanlah pekerjaan tanpa masa depan, seperti yang sering dipersepsikan orang. Dalam pandangannya, industri musik justru menawarkan banyak kesempatan untuk memperluas jaringan dan berkolaborasi di berbagai negara.
“Saya sangat mencintai musik. Dan siapa bilang menjadi DJ tidak memiliki masa depan?” ujarnya.
Ia bahkan menyampaikan bahwa karier di bidang musik telah membawanya untuk bekerja sama dengan merek internasional hingga ke Eropa. Pengalaman ini adalah bukti nyata bahwa menjadi DJ dapat membuka banyak peluang yang lebih luas.
“Dari DJ, saya bisa menjangkau seluruh dunia. Musik memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang,” jelasnya.
“Dalam beberapa waktu lalu, saya berkesempatan bekerja sama dengan sebuah merek yang membawa saya ke Eropa berkat pekerjaan musik ini,” tutup Tengku Dewi.
➡️ Baca Juga: Serangan Siber ke Smartphone Naik 27 Persen Akibat Banyaknya Malware Baru
➡️ Baca Juga: MBG Kontribusi Pajak 3-5 Persen untuk Total Anggaran, Kata Menkeu Purbaya




