Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

depo 10k Depo 10k
bisnis

12 Perusahaan Siap IPO Tahun Ini, Kebanyakan Memiliki Aset di Atas Rp250 Miliar

Jakarta – Minat perusahaan-perusahaan domestik untuk memasuki pasar modal tetap menunjukkan tren positif pada tahun 2026. Berdasarkan informasi dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat dua belas perusahaan dengan aset signifikan yang sedang dalam antrean untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).

Direktur Penilaian Perusahaan di Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan bahwa sebelas dari dua belas perusahaan tersebut termasuk dalam kategori aset besar, yaitu memiliki aset di atas Rp250 miliar. Sementara itu, satu perusahaan lainnya dikategorikan sebagai perusahaan dengan aset menengah, yakni memiliki nilai aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.

Klasifikasi ini mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK Nomor 53/POJK.04/2017, yang mengatur berbagai aspek terkait penawaran umum dan persyaratan bagi calon emiten.

“Hingga saat ini, ada dua belas perusahaan yang telah terdaftar dalam pipeline pencatatan saham di BEI,” jelas Nyoman, sebagaimana dilaporkan oleh Antara pada Senin, 30 Maret 2026.

Dari sisi sektor, Nyoman menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang sedang menunggu untuk melakukan IPO berasal dari berbagai bidang. Tiga di antaranya berasal dari sektor barang konsumen primer, sementara dua perusahaan masing-masing berasal dari sektor infrastruktur, teknologi, dan kesehatan, serta satu perusahaan dari sektor energi, keuangan, serta transportasi dan logistik.

Meskipun antrean IPO mulai terisi, hingga 27 Maret 2026, belum ada satu pun perusahaan yang secara resmi melakukan pencatatan di bursa. Hal ini menyebabkan jumlah emiten yang terdaftar di BEI tetap stagnan di angka 956, sama seperti posisi pada akhir tahun 2025.

Lebih lanjut, Nyoman juga mencatat bahwa aktivitas penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) telah mencapai 45 emisi dari 30 penerbit, dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp50,87 triliun hingga akhir Maret 2026. Selain itu, terdapat pula 28 emisi dari 20 penerbit yang masih berada dalam antrean untuk menerbitkan EBUS.

Dalam konteks aksi korporasi rights issue, sudah ada tiga perusahaan yang telah melakukan langkah tersebut dengan total nilai mencapai Rp3,75 triliun. Selain itu, satu perusahaan dari sektor properti juga mencatatkan rencana untuk melakukan rights issue sebagai bagian dari persiapan IPO tahun ini.

➡️ Baca Juga: Trailer Pertama Avengers: Doomsday Tunjukkan Kelayakan Steve Rogers di Panggung Perang

➡️ Baca Juga: Presenter Jimmy Fallon Menyindir Donald Trump Terkait Iran, Meningkatkan Kekhawatiran Publik

Related Articles

Back to top button