happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
bola

Pelatih Bangladesh Ungkap Kejadian Usai Timnas Indonesia Menang: Gol Ubah Durasi Waktu Tambahan 7 Menit

Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, menyampaikan protesnya mengenai durasi tambahan waktu yang ditetapkan dalam pertandingan melawan Timnas Indonesia, yang berlangsung pada laga penentuan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Dooley mempertanyakan perubahan durasi waktu tambahan yang sebelumnya ditampilkan selama dua menit, namun kemudian berubah menjadi tujuh menit.

Pada awalnya, layar stadion dan papan penunjuk yang dipegang oleh wasit keempat, Yusuke Ohashi, menunjukkan tambahan waktu dua menit.

Namun, tidak lama setelah itu, wasit Nasruollo Kabirov yang berasal dari Tajikistan, memutuskan untuk mengoreksi durasi tersebut menjadi tujuh menit.

Perubahan ini menjadi perhatian khusus setelah Bangladesh berhasil mencetak gol kedua mereka, yang membuat skor sementara menjadi 2-7. Durasi waktu tambahan selama tujuh menit tersebut memberikan Indonesia kesempatan lebih untuk menambah jumlah gol mereka.

“Ketika tambahan waktu yang awalnya ditetapkan hanya dua menit, tiba-tiba berubah menjadi tujuh menit setelah kami mencetak gol. Saya melihatnya sebagai sesuatu yang merugikan kami, karena Indonesia mendapatkan waktu lebih untuk mencetak satu atau dua gol lagi,” ungkap Dooley dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Bangladesh akhirnya mengalami kekalahan telak dengan skor 2-9 dari Indonesia. Meskipun timnya mampu mencetak dua gol, Dooley tetap mengekspresikan kekecewaannya terhadap beberapa keputusan yang diambil selama pertandingan.

“Oleh karena itu, kami merasa sedikit kecewa dengan sejumlah keputusan yang dibuat. Meskipun keputusan tersebut tidak sepenuhnya merugikan kami, cara pandang kami terhadapnya tentu berbeda. Kami melihatnya dari perspektif yang lain,” jelasnya.

Meskipun gagal melaju ke babak berikutnya, Dooley memilih untuk mengambil hikmah dari pengalaman Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Sebagai anggota Federasi Sepak Bola Asia Selatan (SAFF), kesempatan untuk tampil dalam turnamen Asia Tenggara ini dianggap sebagai pengalaman berharga bagi timnya sebelum menghadapi agenda berikutnya.

“Kami harus menganalisis segala sesuatunya dan berdiskusi dengan para pemain mengenai apa yang mereka rasakan terkait perbedaan level tersebut serta apa yang perlu mereka pelajari dalam beberapa minggu ke depan sebelum turnamen SAFF dimulai,” tuturnya.

Kekalahan melawan Indonesia membuat Bangladesh tidak dapat melanjutkan langkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara itu, Timnas Indonesia berhasil memastikan tiket ke partai puncak dan akan berhadapan dengan Thailand.

➡️ Baca Juga: Aurel Hermansyah Memilih Cerai daripada Terus Diselingkuhi oleh Atta Halilintar

➡️ Baca Juga: Bayern Munich Hancurkan Atalanta 10-2 di Allianz Arena: Dominasi Tanpa Tandingan

Related Articles

Back to top button