BCA Laksanakan Buyback Saham pada 19-21 Oktober 2026, Simak Alasan dan Jadwal Lengkapnya

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan melaksanakan program pembelian kembali saham atau buyback pada tanggal 19 hingga 21 Oktober 2026. Langkah ini merupakan langkah nyata dari rencana buyback yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025, yang berlangsung pada 12 Maret 2026.
Manajemen BCA mengungkapkan bahwa tindakan korporasi ini merupakan kelanjutan dari program buyback yang juga telah dilakukan sebelumnya pada bulan April dan Juni 2026. Selain itu, aksi ini diharapkan dapat mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap kekuatan fundamental bisnisnya serta berkontribusi pada stabilitas pasar modal di Indonesia.
“Buyback ini mencerminkan keyakinan BCA terhadap kekuatan fundamental perusahaan, serta berfungsi untuk mendukung stabilisasi pasar modal Indonesia,” demikian pernyataan resmi manajemen BCA yang disampaikan pada Senin, 19 Oktober 2026.
Pelaksanaan program buyback ini berlangsung di tengah kondisi pasar saham yang dinamis, yang tetap menjadi perhatian bagi para pelaku pasar. Melalui aksi ini, BCA menegaskan komitmennya untuk melaksanakan kebijakan korporasi dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku serta memperhatikan perkembangan pasar.
BCA telah menetapkan periode pelaksanaan buyback saham dari tanggal 19 sampai 21 Oktober 2026. Aksi ini merupakan bagian dari program buyback yang sudah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham pada RUPST yang diadakan pada 12 Maret 2026.
Berdasarkan keputusan yang diambil dalam RUPST, program buyback ini direncanakan berlangsung selama 12 bulan, dimulai dari 12 Maret 2026 hingga 11 Maret 2027.
Dengan demikian, periode buyback pada bulan Oktober 2026 masih dalam batas waktu pelaksanaan program yang telah disetujui oleh pemegang saham tersebut.
Manajemen perusahaan menjelaskan bahwa periode program ini dapat berakhir lebih awal jika BCA memutuskan untuk menghentikannya, dengan tetap mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
“Kecuali jika perusahaan memutuskan untuk mengakhiri program ini lebih cepat, dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang ada,” jelas pihak manajemen BCA.
Program buyback terbaru ini adalah kelanjutan dari pelaksanaan sebelumnya yang dilakukan pada bulan April dan Juni 2026. Namun, informasi yang disampaikan oleh manajemen tidak memberikan rincian mengenai nilai dana maupun jumlah saham yang akan dibeli kembali khusus untuk periode 19 hingga 21 Oktober 2026.
Manajemen BCA menegaskan bahwa pembelian kembali saham ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap fundamental bisnisnya. Aksi korporasi ini juga bertujuan untuk mendukung stabilisasi pasar modal di Indonesia.
➡️ Baca Juga: Daftar HP Kelas Menengah dengan Layar AMOLED 120Hz yang Semakin Banyak Tersedia
➡️ Baca Juga: Pico PSU 250W + GPU Eksternal PCIe 4x, PC 2,5L Portable untuk Event



