happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k Depo 10k
bisnis

Aspebindo Dukung Jasa Pertambangan Lokal dengan Pelaksanaan Transparan dan Terukur

Jakarta – Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam memperkuat posisi perusahaan jasa pertambangan lokal. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memperjelas regulasi mengenai penggunaan anak perusahaan serta afiliasi oleh pemegang izin tambang.

Ketua Umum Aspebindo, Anggawira, berpendapat bahwa kebijakan ini menciptakan peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha di sekitar area pertambangan. Ia menekankan bahwa keuntungan dari aktivitas pertambangan seharusnya dapat dirasakan melalui pertumbuhan perusahaan lokal, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja di daerah tersebut.

“Aspebindo sangat mengapresiasi tindakan Menteri ESDM. Wilayah penghasil tidak seharusnya hanya berfungsi sebagai lokasi ekstraksi sumber daya. Para pelaku usaha di sana juga perlu mendapatkan kesempatan nyata untuk berpartisipasi dan berkembang dalam rantai pasok industri pertambangan,” ungkap Anggawira dalam pernyataannya pada Selasa, 28 September 2026.

Anggawira menekankan pentingnya penerapan prioritas bagi perusahaan lokal dengan syarat yang jelas. Pemegang izin tambang harus memastikan bahwa penyedia jasa yang terlibat memenuhi standar keselamatan, kompetensi teknis, kualitas pekerjaan, serta ketepatan waktu. Di sisi lain, perusahaan lokal juga memerlukan akses terhadap informasi terkait pengadaan dan peluang untuk meningkatkan kapasitas mereka.

“Dukungan terhadap usaha lokal harus diiringi dengan pembinaan dan proses pengadaan yang transparan. Dengan cara ini, perusahaan lokal dapat berkembang menjadi mitra yang handal, sementara operasi pertambangan tetap berjalan dengan aman dan efisien,” tambahnya.

Aspebindo mendorong pemerintah dan perusahaan tambang untuk menyusun peta kebutuhan barang dan jasa di setiap wilayah operasional. Hal ini penting guna membuka akses informasi mengenai peluang pengadaan yang lebih mudah diakses, serta memfasilitasi kemitraan antara perusahaan lokal dan perusahaan yang lebih berpengalaman. Aspebindo juga berharap bahwa implementasi kebijakan ini dievaluasi secara berkala, termasuk dalam hal keterlibatan pelaku usaha lokal, penyerapan tenaga kerja, dan kualitas pekerjaan yang dihasilkan.

“Target akhir dari inisiatif ini adalah menciptakan ekosistem pertambangan yang lebih terbuka dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi daerah. Aspebindo siap menjadi mitra pemerintah dalam menjembatani kebutuhan industri dengan kemampuan yang dimiliki oleh pelaku usaha lokal,” tutup Anggawira.

➡️ Baca Juga: Ricky Kambuaya Alami Rasisme Setelah Pertandingan Dewa United Melawan Persib Bandung

➡️ Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Harian Anda Dengan Teknik Time Blocking yang Efektif dan Terbukti Ampuh

Related Articles

Back to top button