Jepang Keluarkan Peringatan Gempa Susulan M 8,0: Apakah Aman untuk Traveling Saat Ini?

Gempa berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang wilayah Jepang dan menyebabkan tsunami pada Senin siang waktu setempat. Menyusul peristiwa tersebut, Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan serius tentang kemungkinan terjadinya gempa susulan dengan magnitudo 8,0 atau lebih.
Peringatan mengenai potensi gempa susulan ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi para pelancong yang telah merencanakan kunjungan ke Jepang dalam waktu dekat. Lalu, apakah perjalanan ke Jepang saat ini masih dianggap aman? Atau sebaiknya pertimbangan dilakukan untuk menunda dan menjadwalkan ulang rencana perjalanan?
Melalui berbagai sumber yang tersedia, berikut adalah beberapa informasi penting yang perlu diketahui terkait perjalanan ke Jepang saat ini.
Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia belum mengeluarkan pembaruan terkait imbauan perjalanan ke Jepang. Namun, dalam panduan keselamatan yang ada, Kemlu menganjurkan untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi. Selain itu, penting untuk mengikuti instruksi siaga bencana dari pemerintah lokal Jepang, termasuk langkah evakuasi jika diperlukan.
Jika terjadi guncangan yang kuat, segera cari tempat berlindung di area terbuka, menjauh dari bangunan, tiang listrik, dan dinding. Disarankan juga untuk memantau informasi dari Badan Meteorologi Jepang mengenai peringatan tsunami atau gempa susulan yang mungkin terjadi.
Di sisi lain, berbagai pejabat lokal mengingatkan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi dalam waktu sepekan ke depan, khususnya dalam dua hingga tiga hari mendatang, dan dapat memicu guncangan yang lebih kuat.
Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Jepang menginformasikan bahwa mereka telah membentuk tim manajemen krisis, dan saat ini pemerintah tengah melakukan pemeriksaan terkait kemungkinan adanya korban jiwa atau kerusakan yang signifikan pada properti.
“Bagi mereka yang berada di wilayah yang terkena peringatan, segera lakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi dan aman,” ujar Perdana Menteri Sanae Takaichi.
Demi keamanan, bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan ke Jepang dalam waktu dekat, penting untuk mengetahui lokasi-lokasi yang sebaiknya dihindari. Menurut laporan terbaru, gempa terjadi di lepas pantai Sanriku pada pukul 16.53 waktu setempat.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Jepang, pusat gempa terletak pada koordinat 39,8 derajat lintang utara dan 143,2 derajat bujur timur. Gempa ini tercatat berkekuatan 7,5 magnitudo dengan intensitas seismik mencapai level atas 5 pada skala Jepang yang maksimalnya adalah 7. Pada tingkat ini, banyak orang akan kesulitan untuk bergerak tanpa pegangan, dan benda-benda yang tidak terikat dapat dengan mudah jatuh.
➡️ Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup Karena Serangan Israel-AS, Pramono Bahas Dampaknya untuk Jakarta
➡️ Baca Juga: Peran Strategis Tim dalam Sepak Bola yang Menentukan Hasil Pertandingan Secara Signifikan




