Jay Idzes Cedera Saat Sassuolo Kalahkan Juventus, Timnas Indonesia Khawatir Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Kabar terbaru mengenai Jay Idzes membawa sedikit kekhawatiran, terutama setelah ia membantu timnya, Sassuolo, meraih kemenangan yang dramatis atas Juventus dalam laga pekan keempat Serie A musim 2026/2027. Sayangnya, bek yang juga merupakan bagian dari Timnas Indonesia ini terpaksa meninggalkan lapangan lebih awal akibat cedera.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Mapei pada Senin (14/9/2026) dini hari WIB, Idzes dipercaya untuk mengawal lini belakang Sassuolo sejak menit pertama. Ia berduet dengan Fedde Leysen dalam formasi 4-2-3-1 yang diterapkan oleh pelatih.
Pertandingan tersebut berlangsung dengan sangat intens. Sassuolo sempat tertekan, namun mereka berhasil membalikkan keadaan dan menutup laga dengan skor 3-2, mengalahkan salah satu klub terkuat Italia.
Idzes memainkan peran vital di pertahanan Sassuolo selama pertandingan tersebut. Namun, meskipun timnya meraih kemenangan penting, kabar mengenai kondisi cederanya menimbulkan kekhawatiran yang mendalam.
Memasuki menit ke-81, Idzes mengalami masalah pada kakinya, yang memaksanya untuk meninggalkan lapangan. Pemain berusia 26 tahun ini kemudian digantikan oleh Duje Caleta-Car.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pihak Sassuolo mengenai jenis dan tingkat keparahan cedera yang dialami oleh Idzes. Oleh karena itu, masih terlalu awal untuk menilai apakah ia akan absen dalam pertandingan mendatang.
Situasi ini tentunya menarik perhatian bagi Timnas Indonesia. Pasalnya, Idzes adalah salah satu pemain kunci yang diharapkan dapat memperkuat skuad Garuda dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan segera digelar.
Di samping posisinya sebagai pemain inti di lini belakang, Idzes juga memegang peran penting sebagai kapten Timnas Indonesia. Pengalamannya berkompetisi di Serie A menjadi aset berharga bagi tim, terutama di sektor pertahanan.
Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan memulai laga di Grup A dengan berhadapan melawan Singapura pada 25 September 2026. Setelah itu, mereka akan bertemu Malaysia pada 28 September, sebelum menghadapi Bangladesh pada 1 Oktober.
Rangkaian pertandingan yang padat ini membuat kondisi fisik para pemain menjadi faktor krusial. Dengan tiga laga yang harus dilakoni dalam waktu singkat, absennya pemain inti karena cedera bisa berdampak besar terhadap persiapan tim.
Laga melawan Malaysia diperkirakan akan menjadi salah satu tantangan terberat bagi Indonesia di fase grup. Mengingat format turnamen yang hanya memberikan tiket final kepada juara grup, setiap pertandingan memiliki nilai yang sangat penting. Oleh karena itu, Timnas Indonesia berharap agar cedera yang dialami Idzes tidak tergolong serius.
➡️ Baca Juga: Persib Terancam, 3 Kekuatan Utama Persija Siap Menggempur di GBK
➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mengoptimalkan Penggunaan Data Dual SIM di Android untuk Kinerja Maksimal




