idcashtoto

idcashtoto

idcashtoto

depo 10k Depo 10k
bola

Lille Tampilkan Calvin Verdonk dengan Pesan Kuat untuk Singapura dan Vietnam

Klub sepak bola Liga Prancis, LOSC Lille, baru-baru ini menarik perhatian penggemar sepak bola di media sosial dengan sebuah unggahan yang menunjukkan foto Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia.

Dalam unggahan tersebut, Lille menyertakan pesan yang penuh semangat: “Pemansan, siap balas dendam ke Singapura dan Vietnam.” Kata-kata ini menambah daya tarik bagi para penggemar, menciptakan antisipasi terhadap performa Verdonk di pentas internasional.

Tampaknya, Lille sangat menyadari kekecewaan yang dialami Verdonk setelah Timnas Indonesia tersingkir oleh Vietnam dan Singapura di Piala AFF 2026. Skuad Garuda gagal melaju ke semifinal, terpaksa puas dengan posisi ketiga di Grup A, di bawah kedua tim tersebut.

Sayangnya, Verdonk tidak dapat berkontribusi untuk Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026. Meskipun ajang ini tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA, yang berarti klub tidak diwajibkan untuk melepaskan pemainnya, Lille tengah fokus menjalani pramusim menjelang kompetisi 2026/2027.

Calvin Verdonk baru bisa kembali memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA ASEAN CUP 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September hingga Oktober. Pertandingan ini akan dilangsungkan pada periode FIFA Matchday, di mana Lille harus memberikan izin kepada para pemainnya untuk mewakili negara masing-masing, termasuk Verdonk.

Jika tidak ada cedera yang menghalangi, Verdonk kemungkinan besar akan kembali ke Indonesia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Timnas Indonesia akan tampil dengan skuad terbaik pada FIFA ASEAN CUP 2026 mendatang.

“Setiap pelatih memiliki tujuan masing-masing, dan kami dari Kemenpora serta PSSI siap mendukung target yang ditetapkan oleh setiap pelatih,” ungkap Erick Thohir.

“Menariknya, FIFA ASEAN ini dimasukkan dalam kalender FIFA Matchday yang akan berlangsung pada bulan September dan Oktober. Dengan demikian, semua pemain terbaik Indonesia diharapkan bisa hadir dan menunjukkan performa maksimal,” lanjut Erick Thohir dalam pernyataannya.

“Terutama untuk FIFA ASEAN, karena ini merupakan bagian dari kalender FIFA, kita bisa menurunkan tim terbaik yang kita miliki. Jika di luar kalender FIFA, kami harus memahami bahwa tidak semua klub bisa memberikan keleluasaan bagi pemainnya untuk bergabung,” tambah Erick, menjelaskan situasi yang dihadapi tim nasional.

➡️ Baca Juga: 113 Ribu Tiket Kereta Api Tersedia untuk Periode 29 Maret-1 April 2026

➡️ Baca Juga: Strategi Mindfulness untuk Meningkatkan Kesehatan Mental di Tempat Kerja dan Mengatasi Tekanan Psikologis

Related Articles

Back to top button