depo 10k Depo 10k
berita

AS Ajukan Tawaran Terakhir dan Terbaik untuk Iran dalam Negosiasi Nuklir

Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengungkapkan bahwa tim negosiasi tetap menjalin komunikasi yang intens dengan Presiden Donald Trump sepanjang jalannya perundingan.

“Kami terus berhubungan dengan presiden secara berkelanjutan. Saya tidak dapat memastikan jumlah pasti pertemuan, tetapi mungkin sekitar enam hingga dua belas kali selama 21 jam terakhir,” ujarnya dalam sebuah sesi live streaming yang disiarkan oleh Al Jazeera pada Minggu, 12 April 2026.

Vance menekankan bahwa mereka menjaga koordinasi penuh selama proses negosiasi, dan membawa pulang tawaran yang dianggap sebagai keputusan akhir dari pihak Amerika Serikat.

“Kami berkomunikasi dengan tim secara terus-menerus karena kami bernegosiasi dengan itikad baik. Kami meninggalkan tempat ini dengan proposal yang sangat sederhana, sebuah tawaran terakhir dan terbaik dari kami. Sekarang, kita harus lihat apakah Iran bersedia menerimanya,” tambahnya.

Sebelumnya, Vance menyatakan bahwa belum ada kesepakatan yang dicapai antara Iran dan Amerika Serikat. Ia juga menilai bahwa situasi ini lebih merugikan Iran daripada pihak Amerika.

“Selama 21 jam kami berdiskusi, ada banyak diskusi substantif dengan Iran. Itulah kabar baiknya. Namun, kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan, dan saya percaya ini lebih merugikan Iran dibandingkan dengan Amerika Serikat. Jadi, kami kembali tanpa kesepakatan,” ujarnya.

Vance menambahkan bahwa Iran tidak menerima seluruh kondisi yang diajukan oleh Amerika Serikat.

“Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas apa saja garis merah kami, hal-hal yang bisa kami kompromikan, dan hal-hal yang tidak. Kami telah menyampaikannya secara tegas, tetapi mereka memilih untuk tidak menerima syarat kami,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, JD Vance juga mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Pakistan dan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, yang ia sebut sebagai tuan rumah yang sangat baik.

“Apapun kekurangan dalam negosiasi ini, itu bukanlah kesalahan pihak Pakistan yang sudah melakukan pekerjaan luar biasa dan benar-benar berusaha membantu kami serta Iran untuk menjembatani perbedaan demi mencapai kesepakatan,” kata Vance.

➡️ Baca Juga: Apa Itu Bahasa Asing dan Bagaimana Cara Kerjanya?

➡️ Baca Juga: Yusril Ungkap Status Empat Pulau Masuk Sumut Belum Final

Related Articles

Back to top button