Ruben Onsu Mengungkap Alasan Tersembunyi Sulitnya Bertemu Anak-Anak Karena Syarat Tertentu

Ruben Onsu, mantan suami Sarwendah, tengah menghadapi serangkaian tantangan dalam upayanya untuk bertemu dengan anak-anaknya. Konflik yang berkepanjangan antara keduanya tampaknya masih belum menemukan titik terang, dan penyelesaian damai sepertinya masih jauh dari harapan.
Ruben menyatakan bahwa ia mengalami kesulitan yang signifikan untuk bisa bertemu dengan buah hatinya. Hal ini semakin diperparah oleh situasi hukum yang sedang berlangsung, di mana proses gugatan hak asuh anak masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Minola Sebayang, selaku kuasa hukum Ruben, menjelaskan bahwa ada syarat-syarat yang terus berubah setiap kali Ruben ingin melakukan pertemuan dengan anak-anaknya. Syarat tersebut membuat proses tersebut menjadi lebih rumit dan tidak menentu.
Awalnya, pertemuan antara Ruben dan anak-anaknya terhambat oleh jadwal pendidikan dan kegiatan belajar mereka. Namun, seiring waktu, semakin banyak alasan tambahan yang muncul dan memperumit situasi.
“Dulu, kendala utama pertemuan kami adalah kesulitan dalam menyesuaikan jadwal pendidikan dan kegiatan les anak-anak yang mempersulit Ruben untuk menemukan waktu yang tepat,” ungkap Minola di Instagram, yang dikutip pada Senin (5/10/2026).
Seiring berjalannya waktu, muncul narasi baru terkait adanya syarat tambahan untuk dapat bertemu dengan anak-anak. Hal ini menambah beban bagi Ruben yang terus berusaha untuk menjaga hubungan dengan anak-anaknya.
Minola menegaskan bahwa sebenarnya anak-anak sangat ingin bertemu dengan Ruben Onsu. Namun, situasi terkini menunjukkan bahwa anak-anak justru tidak ingin bertemu dengan ayah mereka, yang merupakan perubahan yang cukup mengejutkan.
“Ini adalah situasi yang rumit, di mana kini justru anak-anak yang enggan untuk bertemu dengan ayahnya,” kata Minola.
Sampai saat ini, Ruben belum berhasil melakukan pertemuan dengan anak-anak, meskipun terdapat ketentuan yang diatur dalam Akta 39 yang seharusnya mengizinkan pertemuan tersebut.
“Secara substansi, situasi ini tetap tidak berubah, yang artinya Ruben masih belum dapat berkumpul dan berinteraksi dengan anak-anaknya sesuai dengan ketentuan dalam Akta 39,” jelasnya lebih lanjut.
Sebelumnya, Minola juga mengungkapkan harapannya agar konflik ini segera berakhir. Ia menegaskan bahwa pihaknya berharap ada penyelesaian yang baik untuk semua pihak yang terlibat.
Akta 39 yang dibahas sebelumnya mengatur tentang kesepakatan pertemuan antara Ruben dan anak-anaknya. Dalam akta tersebut, Ruben seharusnya memiliki hak untuk bertemu dengan anak-anaknya dua hingga tiga kali dalam seminggu, namun kenyataannya kesepakatan ini tidak dapat dilaksanakan.
Akibat dari situasi ini, Ruben Onsu terpaksa menghentikan pembayaran nafkah bagi anak-anaknya. Ia juga telah mengajukan gugatan hak asuh untuk anak-anaknya pada 30 Juni 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sarwendah, mantan istrinya, tidak tinggal diam menyikapi hal tersebut. Ia pun mengambil langkah dengan melaporkan situasi ini ke Komisi Nasional Perlindungan Anak untuk mendapatkan penyelesaian yang lebih baik.
➡️ Baca Juga: Menghadapi Hari Pertama Sekolah: Kesiapan Anak & Ortu
➡️ Baca Juga: Manfaat Gerakan Wall Sit untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Paha dan Kaki Anda




