happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k Depo 10k
berita

Sanksi AS Terhadap Maskapai Iran Akibatkan Pembatalan Sejumlah Rute Penerbangan Internasional

Sejumlah maskapai di Iran terpaksa membatalkan berbagai penerbangan internasional pada Rabu waktu setempat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap industri penerbangan Iran, yang merupakan bagian dari upaya lebih luas negara itu untuk menekan perekonomian Iran.

Beberapa negara, seperti Georgia dan Azerbaijan, telah secara resmi menghentikan layanan penerbangan mereka ke Iran. Selain itu, seorang agen perjalanan yang berbasis di Teheran melaporkan kepada AFP bahwa rute penerbangan menuju Baghdad, Muscat, dan Qatar juga tidak lagi beroperasi. Namun, masih terdapat beberapa rute yang tetap berjalan, termasuk penerbangan ke China.

Menurut laporan AFP pada 25 September 2026, meskipun sektor penerbangan Iran menghadapi tekanan baru, sebenarnya industri ini telah menjadi target sanksi selama bertahun-tahun. Kini, perhatian tertuju pada negara-negara lain yang mungkin akan mengikut langkah Amerika Serikat dalam menerapkan sanksi tersebut.

Pada hari yang sama, kepala badan keamanan nasional tertinggi Iran mengeluarkan pernyataan tegas, mengancam akan mengambil tindakan balasan terhadap negara-negara yang mematuhi sanksi tersebut. Pernyataan ini menunjukkan ketegangan yang meningkat antara Iran dan negara-negara yang terlibat dalam sanksi ini.

Meskipun sanksi baru telah mulai berlaku, penerbangan dari Teheran yang dioperasikan oleh Mahan Air, salah satu maskapai terbesar di Iran, tetap mendarat di Guangzhou, China, sebagaimana terlihat dari data yang diperoleh melalui pelacakan FlightRadar24.

Pemerintah China sendiri telah mengungkapkan penolakan terhadap sanksi AS, menyebut tindakan tersebut sebagai ilegal. Penerbangan menuju Shanghai juga tetap dijadwalkan berangkat dari bandara internasional Teheran pada hari yang sama.

Meskipun beberapa penerbangan menuju Istanbul dibatalkan, masih ada yang tetap beroperasi. Seorang agen perjalanan di Teheran memberikan informasi ini kepada AFP, menunjukkan bahwa meskipun situasi di lapangan tidak menentu, masih ada harapan bagi penumpang yang ingin bepergian.

“Situasinya sangat tidak stabil, dan untuk saat ini, kami menghentikan penjualan tiket karena kekhawatiran bahwa penerbangan akan dibatalkan,” ujar agen perjalanan yang meminta namanya dirahasiakan, menegaskan dampak dari situasi ini terhadap bisnis mereka.

Sementara itu, penerbangan Mahan Air dari Kabul juga diperkirakan akan tiba di Teheran. Berdasarkan informasi dari situs resmi bandara internasional Teheran, terdapat beberapa penerbangan menuju Turki dan Armenia yang masih dapat dilakukan oleh maskapai Iran yang lebih kecil, seperti Varesh.

Penerbangan menuju Najaf di Irak dan Dubai di Uni Emirat Arab juga masih dijadwalkan untuk beroperasi, menunjukkan bahwa meskipun ada pembatalan, tidak semua rute penerbangan terpengaruh oleh sanksi ini.

Di sisi lain, Mohsen Rezaei, kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, memberikan peringatan kepada negara-negara tetangga agar tidak mengikuti sanksi yang diberlakukan oleh AS. Peringatan ini menunjukkan bahwa Iran berusaha keras untuk mempertahankan hubungan dengan negara-negara lain di kawasan.

“Jika suatu negara berkolaborasi atau mengambil tindakan yang dianggap berisiko bersama Amerika Serikat, maka bandara-bandara di negara tersebut tidak akan lagi dapat melayani penerbangan ke Iran,” tegas Rezaei dalam wawancara dengan televisi pemerintah. Peringatan ini menunjukkan ketegangan yang meningkat dan potensi dampak lebih lanjut dari sanksi yang diberlakukan.

➡️ Baca Juga: LCGC Alami Penurunan Tenaga, Namun Berpotensi Bangkit Usai Kenaikan Harga BBM

➡️ Baca Juga: Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol, DPR Mendorong Evaluasi Menyeluruh untuk Keamanan

Related Articles

Back to top button