Patung Trump dan Epstein Mirip Titanic Menghebohkan di Tengah Ketegangan AS-Iran

Sebuah instalasi patung yang penuh sindiran, terinspirasi oleh film ikonik Titanic, muncul di area National Mall pada tanggal 10 Maret. Patung ini menggambarkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berdampingan dengan Jeffrey Epstein, seorang pelaku kejahatan seksual yang telah meninggal.
Patung yang dicat berwarna emas ini menampilkan Trump berdiri di belakang Epstein di ujung haluan kapal, menirukan pose dramatis yang diambil dari salah satu adegan paling terkenal dalam film tersebut. Dengan tinggi mencapai 3,6 meter, instalasi ini dinamakan ‘King of the World’, merujuk pada frase yang sangat dikenal dari film Titanic.
Instalasi ini dikelilingi oleh beberapa spanduk yang menampilkan foto-foto kedua individu tersebut dengan slogan “Make America Safe Again”, menarik perhatian banyak pejalan kaki untuk berhenti dan melihat lebih dekat. Karya seni ini dipasang oleh sekelompok seniman anonim yang dikenal dengan nama The Secret Handshake.
Sebuah plakat yang terpasang pada patung tersebut secara satir menggambarkan hubungan antara Trump dan Epstein sebagai kisah cinta tragis, dibangun di atas perjalanan mewah, pesta liar, dan sketsa telanjang yang penuh rahasia.
“Kisah cinta tragis antara Jack dan Rose dibangun dari perjalanan mewah, pesta liar, dan sketsa telanjang rahasia. Monumen ini menghormati hubungan antara Donald Trump dan Jeffrey Epstein, sebuah persahabatan yang tampaknya juga ditandai oleh perjalanan mewah, pesta liar, dan sketsa telanjang rahasia,” demikian bunyi tulisan di plakat tersebut.
Ini merupakan karya ketiga yang dipamerkan oleh kelompok tersebut di National Mall. Sebelumnya, mereka telah memasang patung pada tahun 2025 yang berjudul “Best Friends Forever”, menampilkan kedua tokoh tersebut dalam pose bergandeng tangan. Selain itu, mereka juga pernah menampilkan replika catatan ulang tahun yang diduga dikirim oleh Trump kepada Epstein, dengan tinggi sekitar 3 meter.
Patung-patung ini dibuat menggunakan bahan busa, resin, kayu, dan kawat, lalu dicat sedemikian rupa sehingga tampak seperti patung perunggu. Para seniman itu mengklaim telah mendapatkan izin dari National Park Service untuk instalasi sementara ini, meskipun karya seni semacam ini biasanya hanya dapat bertahan beberapa hari sebelum akhirnya dibongkar.
Kemunculan instalasi ini bertepatan dengan meningkatnya perhatian terhadap dugaan hubungan masa lalu antara Donald Trump dan Epstein, yang kembali menjadi sorotan publik.
➡️ Baca Juga: 3 Cara Sembunyikan Satu Chat WhatsApp di iOS 18—Takut Teman Ngintip?
➡️ Baca Juga: Lingkungan: Dunia Peringatkan Risiko Global




