Polri Anjurkan Pengusaha Lapor ke 110 Jika Mengalami Pemalakan THR oleh Ormas

Jakarta – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) mendesak masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk segera melapor apabila mereka mengalami permintaan tunjangan hari raya (THR) yang mencurigakan atau meresahkan dari organisasi kemasyarakatan (ormas) atau pihak tertentu.
Polri telah menyediakan layanan pengaduan melalui hotline darurat 110 bagi individu yang merasa terganggu oleh praktik permintaan THR yang tidak wajar tersebut.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa pada dasarnya pemberian THR merupakan tindakan sukarela yang mencerminkan kemurahan hati.
Namun, jika permintaan tersebut menyebabkan keresahan di kalangan masyarakat, mereka dipersilakan untuk mengadukannya kepada pihak kepolisian.
“Secara prinsip itu merupakan wujud kemurahan hati, jika seseorang merasa ingin memberikan bantuan. Namun jika terjadi gangguan, kami memiliki hotline 110 yang dapat dihubungi,” ujarnya pada Rabu, 11 Maret 2026.
Isir menambahkan bahwa Polri akan mengambil langkah pencegahan terlebih dahulu dengan memberikan imbauan kepada ormas atau pihak-pihak yang terlibat dalam permintaan THR. Diharapkan, langkah ini bisa mengurangi keresahan masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Meski demikian, Isir menegaskan bahwa kepolisian tidak akan ragu untuk mengambil tindakan hukum jika permintaan THR tersebut dilakukan secara terorganisir dan menimbulkan gangguan di masyarakat.
“Apabila ini sudah terstruktur dan sangat meresahkan, kami tidak akan ragu untuk melakukan penegakan hukum. Namun, langkah itu akan menjadi opsi terakhir,” ungkapnya.
Selain membahas isu permintaan THR ini, Polri juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat selama periode arus mudik Lebaran 2026. Salah satu layanan yang disediakan adalah fasilitas penitipan kendaraan bagi masyarakat yang hendak mudik, baik di kantor kepolisian tingkat Polres maupun Polsek terdekat.
“Kami siap untuk memberikan pelayanan kemanusiaan dalam bentuk Operasi Ketupat 2026 agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” tambahnya.
➡️ Baca Juga: Digitalisasi Pendidikan di Sekolah Terpencil: Meningkatkan Kualitas Belajar
➡️ Baca Juga: Hokky Caraka Siap Beraksi di FIFA Series 2026 Bersama Skema John Herdman




